Selasa, 29 Desember 2015

TIDAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA

Al-Kisai rahimahullah berkata:
Saya shalat mengimami Harun ar-Rasyid. Lalu bacaanku membuatku takjub sehingga saya terjatuh pada sebuah kesalahan yang seorang anak kecil pun tidak akan jatuh pada kesalahan tersebut sama sekali.
Saya ingin membaca { لعلهم يرجعون }, namun saya malah membaca “لعلهم يرجعين”
Beliau melanjutkan: “Maka demi Allah, Harun tidaklah berani berkata kepadaku, “Kamu salah,” akan tetapi ketika selesai salam, ia berkata kepadaku: “Wahai Kisai! Bacaan (bahasa) apa ini?”

Saya menjawab: “Wahai Amirul Mukminin, kuda yang berlari kencang terkadang juga bisa terjatuh.” Ia berkata: “Adapun ini, maka ya.”
Al-Imam adz-Dzahabi rahimahullah berkata:
Siapa yang memahami ucapan ini, pasti akan mengerti bahwa seorang alim:
▪️   Setinggi apa mata kakinya
▪️ dan sepintar apa ilmunya melainkan pasti tidak akan pernah luput dari KESALAHAN dan KETERGELINCIRAN
▪️   yang tidak menodai keilmuannya
▪️   tidak menurunkan kredibilitasnya
▪️   dan tidak merendahkan kedudukannya.

Dan barang siapa membawa kesalahan-kesalahan ‘ulama dan keutamaan mereka di atas jalan ini maka
▪️   dipuji metodenya
▪️   disyukuri jalannya
▪️   dan diberi taufik menuju kebenaran.

📚 Siyar A’lamin Nubala’ (1/376)
Sumber : Channel Telegram Syaikh Fawwaz hafizhahullah